Galau: Where Are You Enlightenment?

Selama empat hari ini saya sedang berpikir, berpikir, dan berpikir terus. Pokoknya berpikir! Soal apa? Ya, soal diri saya sendiri. Saya  seperti sedang berada di tengah badai mengamuk. (Cieee lebay! :p ) Ada banyak pertentangan, protes, pemberontakan, tapi juga perasaan pasrah dan kalah yang membuat serba bingung. Intinya saya sedang galau!

Kalau di-list, ada beberapa hal yang saling berlawanan saat ini bertarung  memperebutkan jatidiri dalam diri saya. Antara pribadi positif dan negative. Layaknya pertarungan antara Wiro Sableng melawan Siluman Tengkorak (entahlah, saya tidak tahu musuh Wiro itu siapa… ) yang sangat sengit. Yang memang tetap babak belur, apalagi yang kalah, hancur! Dan Saya tidak mau Wiro Sableng kalah! 

Pertama, soal kuliah. Di beberapa postingan saya kemarin, barangkali saya sudah curcol menyelipkan sedikit problem menahun ini. Kok menahun? Iya. Soalnya saya kadang galau memikirkan kuliah. Lulus aliyah (SMA) tahun 2003, tapi sampai sekarang belum bisa menyelesaikan S1. Saya tidak tahu dosa apa yang saya lakukan terhadap para dosen sehingga saya seolah jadi mahasiswa abadi! Mungkin karena demi kuliah “gratis”. Hahahaha…

Saya sempat beberapa kali pindah kuliah dengan satu kali cerita tragis. Sempat kuliah di timur tengah, tepatnya di Libya selama empat tahun lebih. Disana ekspektasi untuk menggondol title S1 kandas oleh adanya konflik perang di negara tersebut. Ah! Matilah saya karena harus dievakuasi ke tanah air dan itu terjadi ketika kuliah saya tersisa beberapa bulan lagi. Orang pasti kaget tidak percaya ketika saya ceritakan perjalanan kuliah ini. Masak sih?! Fiuh… bilang jujur saja masih gak percaya!

Tapi Alhamdulillah, September 2011 saya bisa melanjutkan kuliah di salah satu universitas di ciputat. Sekarang sudah semester terakhir. Cuma –jujur saja- saya tidak lagi bisa fokus. Ada rasa down sejak kejadian itu. Meski sekarang tersisa skripshit dan beberapa tugas lain hingga November depan, tapi ada perasaan tertekan. Saya mulai ragu mengejar target lulus tahun ini atau diundur sementara waktu. Saya ingin me-refresh hidup sejenak. Kuliah terus, kapan kerjanya?! Kapan membantu orang tua?! Kapan kawiiiiiinn?!! Eh ! :p

Kedua, saat ini saya sedang galau oleh cinta. Ehemm..!! bagi yang anti cinta, jangan men-judge negative dulu, Guys!

Sebagai manusia normal saya juga punya hati. Saya juga punya ketertarikan terhadap lawan jenis saya, alias perempuan. Wajar ketika saya menyukai seorang gadis, deg-degan pas bilang ‘I love you’, bahagia saat bersama si doi, dan merasa kangen saat jauh darinya. Pun sangat manusiawi juga ketika akhirnya saya merasa hancur lebur ketika harus kehilangan dia.

Saya sempat pacaran dengan si doi dan sepertinya, selama ini kami tidak punya masalah dengan hubungan ini; ya kecuali mungkin kadang dibumbui rasa ngambek sih. Saya bahkan sudah berniat menikahinya suatu saat nanti. Tapi, ternyata takdir bicara lain. Ada beberapa problem keluarga yang mengharuskan kami berpisah. Menyedihkan! Ngelus dada….

Intinya, adalah sangat manusiawi jika saya memberi dan mendapat hak untuk cinta. Dan sampai saat ini saya masih galau harus menyatukan cinta ini lagi atau ikhlas menerima takdir dan melepasnya kembali. Jadi, manusiakanlah saya!

Ketiga, soal kerja. Atau lebih tepatnya soal duit. Yup! Siapa yang tidak butuh duit? Dari melek mata sampai merem kembali, manusia seolah tidak bisa lepas dari yang namanya duit. Makan, kuliah, jalan-jalan, nonton, pulsa, pup, hingga parkir motor barang semenit-pun harus mengeluarkan duit. Otak manusia sekarang Cuma duit, duit dan duit. Dan sekali lagi, itu juga sangat ma-nu-si-a-wi. Iya nggak?! Nggak usah muna dech, pls!!

Saya selama di Jakarta untuk satu tahun ini ikut paman. Saya tinggal dan kerja ikut dia. Alhamdulillah saya punya paman yang sangat baik. Gaji, ya lumayan untuk sementara menutupi kebutuhan hidup. Tapi masih kurang, meeeennn!! Saat ini saya sangat-sangat butuh duit banyak untuk urusan kuliah. Kemarin saja saya sudah ngebon dari paman. Huh, Di sini saya sangat galau! Sangat butuh kerja yang cocok dengan situasi saya sekarang ini! Pls, help!

Sebenarnya saya sudah mencari kerja sejak beberapa waktu (bulan) yang lalu. Bertanya ke teman, keluar masuk kantor orang, bombardir  lamaran kerja lewat email. Dari jaga stand pameran, ADM, marketing, desain grafis, hingga lamaran di penerbitan sudah saya lamar. Terakhir, hari ini saya kirim email ke salah satu penerbitan yang membuka lowongan proofreader dan editor terjemahan. Doain, semoga jodoh! Nah, yang belum, itu melamar jadi OB, PNS, dan pastinya melamar ‘kamu’! nyengir….

Dari usaha ‘melamar’ itu, Saya sudah beberapa kali interview dan hasilnya Alhamdulillah: DITOLAK!!😦

Ya, saya bisa mengerti. Mungkin dosa saya adalah karena ditakdirkan kurang ganteng ya (menghindari kata jelek. Hahaha ), belum sarjana, kadang nervous, sedikit gagap pas awal-awal interview dan bla, bla, bla!  Saya tidak tahu lagi!

Untuk sementara, saya mencoba berpikir positif saja. Tapi, saya tidak menyerah, tetap berusaha, dan yakin saya mendapat kerja yang layak. Bahkan kalau perlu suatu saat jadi bos!

Nah, untuk mengatasi kegalauan karena masalah-masalah tersebut, saya selama beberapa hari ini bermengunci diri, meraba semua masalah, dan berpikir mencari solusinya. Setelah puas menghilang, kemarin saya pergi ke Gramedia di Matraman. Disana saya mencoba mencari pencerahan. Berniat membeli satu buku meski tidak jadi karena bingung pilih mana. Hahaha… semua buku sangat mencerahkan. Akhirnya, saya cuma membaca saja. Saya sempat baca buku soal bisnis travel and tour, monotize blog, juga motivasi-motivasi dari Om Bob Sadino. Saya juga memperhatikan jejeran buku di rak dengan judul-judulnya yang sangat inspiratif.

And finally…, sekejap seolah mendapat sebuah pencerahan untuk masalah-masalah pribadi tersebut. Saya merenung sejenak, melihat ke dalam diri yang paling dalam, menimbang untung dan rugi, untuk kemudian akhirnya saya memberanikan diri mengambil keputusan. Ya, sebuah keputusan yang saya harap akan mengubah diri ini menjadi lebih baik. Lebih fresh! Amin.

Apa itu? Tunggu, nanti saya kasih tahu lain waktu.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s